Peta Indonesia Berukuran Besar Di setiap Sudut Kota
Terkini
06 Jun 2026 17:13
•
1 min read
•
162 views
•
By admin
buaerinvestigasi.net-Jakarta, 6 Juni 2026 – Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum – Kawasan Indonesia Sejahtera (LBH-KIS), Febrian Willy Atmaja, S.H., M.H., menyampaikan pandangan strategisnya terkait pentingnya membangun kebanggaan dan kesadaran nasional akan luasnya wilayah kedaulatan Indonesia.
Hal ini disampaikan menanggapi berbagai dinamika dan perdebatan di ruang publik maupun media sosial yang kerap menggambarkan posisi Indonesia seolah lemah dan kalah dibandingkan negara-negara Barat dalam menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi dunia.
Willy menegaskan, secara fakta geografis dan demografis, Indonesia adalah negara yang sangat besar dan kuat, bahkan jauh melampaui wilayah daratan Benua Eropa pada umumnya.
Indonesia Jauh Lebih Luas dari Bayangan Kita
"Kita harus sadar sepenuhnya bahwa kita adalah bangsa yang sangat besar. Jika membandingkan dengan Benua Eropa, bentangan wilayah Indonesia tidak hanya sekadar sepanjang jarak dari London ke Istanbul. Itu saja baru mencakup sekitar setengah dari panjang wilayah Indonesia kita. Jarak London-Istanbul itu setara dengan jarak dari Sabang sampai ke wilayah Makassar atau Kupang saja, padahal wilayah kita masih terbentang luas hingga ke perbatasan timur," papar Willy.
Selain luas wilayah, jumlah penduduk Indonesia juga merupakan kekuatan besar. "Saat ini penduduk kita diperkirakan telah mencapai angka 287,19 juta hingga 287,88 juta jiwa pada tahun 2026. Ini adalah potensi kekuatan manusia yang luar biasa besar," tambahnya.
Desakan Ubah Peta Dunia Melalui Badan Informasi Geospasial
Menurut Willy, persepsi masyarakat selama ini yang merasa Indonesia itu kecil dan merasa rendah diri dibanding bangsa lain, salah satunya disebabkan oleh gambaran peta dunia yang digunakan selama ini. Dalam peta versi lama, wilayah Indonesia tergambar sangat kecil, sehingga secara psikologis masyarakat dibentuk untuk merasa minder.
Oleh karena itu, Willy secara tegas meminta Bapak Presiden Prabowo Subianto segera memanggil pimpinan Badan Informasi Geospasial (BIG) – lembaga yang dulu bernama Bakosurtanal – selaku lembaga yang berwenang di bidang pemetaan dan informasi wilayah.
"Kami minta Presiden memerintahkan BIG untuk segera melakukan penyesuaian dan perubahan pada tampilan peta dunia. Peta harus dibuat mencerminkan fakta yang sebenarnya, sehingga rakyat tidak lagi terbiasa melihat Indonesia sebagai negara yang kecil di peta," tegasnya.
Wajib Pasang Peta Indonesia Berukuran Besar di Seluruh Penjuru
Langkah nyata lainnya yang sangat mendesak untuk dilakukan, menurut Willy, adalah pembuatan Peraturan Pemerintah (PP) yang mewajibkan pemasangan peta Indonesia yang lengkap dengan 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota, namun digambar dengan ukuran yang sangat besar dan proporsional, bukan versi kecil.
Peta tersebut wajib dipasang d
Seluruh kantor pemerintahan pusat dan daerah, Gedung pelayanan publik, Hotel dan tempat umum dan Di sepanjang jalan-jalan utama dan titik keramaian lainnya.
"Tujuannya satu, yaitu untuk menanamkan kesadaran seutuhnya kepada masyarakat kita, bahwa negara kita ini sangatlah besar, luas, dan kaya. Sehingga kita tidak perlu merasa rendah diri atau minder dengan negara lain, apalagi sampai membanggakan negara lain yang wilayahnya bahkan tidak seluas wilayah kita," tandas Ketua Umum LBH-KIS ini.
Willy berharap usulan konstruktif ini mendapat perhatian serius dari Presiden yang sangat dicintai rakyat ini, demi membangun mental dan kebanggaan bangsa yang kokoh.
Salam Sehat, Salam Indonesia.
(LBH-KIS)
Peta Indonesia Berukuran Besar Di setiap Sudut Kota
Related Articles
Recent Articles
•
POLRES SUKABUMI GEREBEK DUGAAN PENIMBUNAN BBM SUBSIDI DI SIMPENAN, 150 JERIKEN DIAMANKAN
•
Wabup Sukabumi Dampingi Wamen Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga, Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
•
[9/10, 14.18] Ketumpwdpi: *Hadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung, Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI Disambut Hangat DPW Bali
•
Jumat 9 Oktober 2026 Dari pihak polres morut kapolsek dan anggota langsung turun ke tkp di masy resah dgn pihak pengecer tiba tiba menikkan harga BBM. 25.000 sampai 30.000/ botol
•
Masyarakat Siumbatu kembali menyegel kantor PT. Oti Eya Abadi
•
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Trauma Healing ke 4 ABK Korban Penganiayaan KM Maulana 23
•
Tangkap Dan Penjarakan, Dugaan (KD.PL) Kerap Pesta Sabu Di Kebun, Ancam Masa Depan Generasi Muda Desa SPA.
•
Kebijakan Bertolak Belakang! Ketua IWO Indonesia Sukabumi Soroti Penonaktifan 210.221 Peserta BPJS
•
Pangdam III/Siliwangi Dampingi Menhan RI Kunjungan Kerja Di Wilayah Kodam III/Siliwangi
•
Semarak HUT ke-500 Kabupaten Serang, Dinkes Gelar Khitanan Massal Serentak di 31 Puskesmas
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mulai tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 mengadakan kegiatan sosialisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
•
Penjualan Lahan APL di Desa Tokala Atas Dipertanyakan, Pemdes Belum Berikan Klarifikasi
•
Masyarakat Adat Bungku Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil RDP DPRD Morut, Sengketa Lahan Eks Transmigrasi SP E Belum Temui Kepastian